Tersedia UANG TUNAI 2M, cicilan 1,2 Juta!

Kabar gembira untuk kita semua..
Tersedia UANG TUNAI 2 Milyar, cicilan hanya 1,2 Juta selama 10 tahun saja.
Kalau Anda berusia maksimal 30 tahun atau di bawahnya. Silakan lihat proposal di bawah ini.
Screen Shot 2016-03-29 at 1.30.34 PM
Screen Shot 2016-03-29 at 1.30.57 PM
Hanya dengan cukup menabung 10 tahun saja, uang yang ditabung sebesar total 144 Juta, maka tabungan akan terus berkembang semakin besar dan SEMAKIN BESAR.
Yang paling penting adalah UANG TUNAI 1M sudah tersedia sejak hari pertama menabung!
Yang tidak kalah penting adalah UANG TUNAI 1M lainnya sudah tersedia berupa proteksi sakit kritis!
Menabung bijaksana dengan bonus UANG TUNAI 2M!!
Kalau ada perusahaan atau tempat lain yang bisa menabung dengan bonus uang tunai yang sama, saya akan menabung sebesar-besarnya di tempat tersebut.
Misi saya dan teman-teman sesama agen asuransi adalah membagikan UANG TUNAI SEBESAR-BESARNYA dan SEBANYAK-BANYAKNYA kepada seluruh penduduk Indonesia.
Jadi, saya membutuhkan bantuan teman-teman semua untuk mendistribusikan UANG TUNAI ini, caranya adalah menjadi agen asuransi Allianz.

Baca: Cara menjadi Agen Asuransi

 
Satu lagi proposal menarik dari SatuYangTerpenting
Apabila Anda berusia maksimal 40 tahun, dengan menabung satu kali saja sebesar 100 Juta rupiah, maka UANG TUNAI 1M sudah tersedia untuk keluarga Anda, PLUS Tabungan yang TERUS BERKEMBANG untuk Dana Masa Depan keluarga Anda.
Screen Shot 2016-03-29 at 1.45.56 PM.png
Screen Shot 2016-03-29 at 1.46.26 PM
Menabung hanya satu kali, sebesar 100 Juta rupiah, maka UANG TUNAI 1M sudah pasti milik Anda sekeluarga, BONUS Investasi Tabungan yang sangat agresif, terus naik.
Menabung bijaksana, kelola keuangan Anda hanya di Allianz.
Dan yang tidak kalah penting.. ternyata :

– Hasil dari klaim Asuransi di indonesia bukan merupakan obyek pajak.

– Paper Asset dalam bentuk Insurance tidak kena pajak dan berbeda dengan Property Asset

– Unit Link dibebaskan dari pajak karena ada fitur asuransi ( berbeda dengan reksadana atau jenis invesment lainnya )
Jadi mulai july 2015 tidak di kenakan pajak atas kelebihan antara penarikan dan penyetoran ( sebelumnya kena tax 20 % )

– Warisan dr Uang Pertanggungan Asuransi bukan obyek pajak di Indonesia = 0 % tax, ttp di Jepang warisan bisa di kenakan pajak sampai 70%. Dan di Amerika sampai 40 %.

– Hasil klaim Asuransi untk Beneficiaty Owner ( bahasanya bukan untuk ahli waris – ttp penerima manfaat bisa menyamping, menurun garis ke bawah ataupun untk siapapun dan hasil klaim itu bukan obyek penghasilan kena pajak.

– Polis Asuransi tidak perlu untuk dilaporkan dalam SPT, di SPT th 2014 ada kolom investasi lainnya- dulu di SPT semula masuk ke kolom ini sekarang tidak perlu.

– klaim atau withdrawal masuk sebagai Cash Inflow saja tapi bukan penghasilan yang merupakan Objek pajak.

– Polis Asuransi di luar negeri “return pajak tdk perlu di bawa balik ” karena kalau di bawa balik ke Indonesia kena pajak hasil lain-lain, kecuali masuk sebagai warisan.

– Klaim Asuransi dari Polis Luar Negeri kena pajak sesuai ketentuan negara asal Polis tsb.

– Warisan dalam properti ketika balik nama akan kena Bea BPHTB, dan posisi BPHTB ini bukan pajak ke Negara , tetapi masuk klasifikasi Bea masuk ke pendapatan Daerah.

– Jadi akan lebih baik punya warisan dalam bentuk Polis Asuransi.
Jika klaim Uang Pertanggungan Free of tax. Warisannya juga free of tax.

– Apabila selama ini memiliki Unreported asset ngak perlu si sampaikan sebagai lampiran karena malah akan dikejar tebusan unreported asset. Jadi manfaatkan saja Tax Amnesty yang sedang di rancang Pemerintah untuk live di September 2016.

 
 
Oh ini Asuransi ya?
Betul! Ini adalah Asuransi Allianz, Perusahaan Asuransi dengan aset nomor 1 DUNIA!
Silakan baca RENUNGAN ini, supaya kita semua mengerti Asuransi.

Bagaimana pemerintah mengasuransikan smua PNS di ASKES dan menyiapkan dana pensiun?

Bagaimana semua Bank mengasuransikan semua orang yg mengajukan kredit dibank tersebut?

Bagaimana setiap perusahaan pembiayaan maupun bank juga mengasuransikan setiap jaminan?

Pertanyaannya:
Apakah semua perusahaan tidak punya UANG untuk biaya kesehatan sehingga karyawannya hingga harus membeli asuransi?

Apakah perusahaan leasing YAKIN bahwa setiap rumah yang dijaminkan PASTI TERBAKAR hingga harus diasuransikan atau setiap MOBIL PASTI HILANG hingga juga harus di asuransikan???

INGAT….!!! ASURANSI itu untuk “Menciptakan Rasa Aman” itulah fungsi asuransi.

Saat saya mengasuransikan DIRI saya, dan keluarga saya, bukan karena saya ingin sakit juga bukan karena saya ingin mati besok…

Saya masuk asuransi karena:
1. saya ingin jika sakit, saya tak perlu MENJUAL ASET yg saya kumpulkan sejak lama, namun asuransi lah yang membiayai perawatan saya
2. dan saya mau jika YANG KUASA memanggil saya, maka istri dan anak2 saya TETAP MEMILIKI KEHIDUPAN YANG TERBAIK…
3. saya juga ingin masa tua atau MASA PENSIUN saya tetap sejahtera karena mempunyai DANA PENSIUN yang cukup.
4. saya juga ingin menyekolahkan anak2 kelak sesuai dengan IMPIAN anak2 saya.

Ketika keluarga sakit harus merelakan RUMAH SATU2NYA DIJUAL, hanya untuk biaya berobat, dan ketika seorng kepala keluarga rumah tangga meninggal maka istri TERPAKSA KERJA untuk menafkahi anak2nya yang masih kecil.

Ada 2 orang Ayah
Ayah “A” dan ayah “B” keduanya sedang dalam kondisi kritis dan tahu sebentar lagi ajalnya akan tiba. mereka kemudian memanggil istri dan anak2nya:

Pesan dari ayah “A”

Nak, ayah sudah akan pergi, sebagai anak sulung, kamu harus bisa membantu ibu menjaga keluarga ini. Tolong lunasi biaya rumah sakit selama ayah sakit, kalau uangnya tidak cukup , juallah mobil atau rumah kita, kalau masih tidak cukup juga terpaksa kamu pinjam sama saudara dulu, biaya rumah sakit ayah memang mahal sekali. Ayah jg minta maaf karena kamu harus berhenti kuliah. Uang sisa tabungan harua didahulukan untuk menyekolahkan adik adikmu. setelah itu Ayah “A” meninggal.

Pesan dari Ayah “B”

Nak, ayah sudah akan pergi, sebagai anak sulung, kamu harus bisa membantu ibu menjaga keluarga ini. Jangan khawatir soal biaya rumah sakit selama ayah sakit walau biaya rumah sakit ini mahal, tapi ASURANSI kesehatan yang ayah ambil cukup untuk melunasi semuanya. Asuransi jiwa ayah akan memberi uang pertanggungan yang dapat digunakan untuk membuka usaha dan memenuhi kebutuhan hidup kalian, Hiduplah dengan tenang, jaga ibu dan adik2mu , setelah itu ayah “B” meninggal.

Kira2 anak2 anda menginginkan anda kelak menjadi ayah “A” atau ayah “B” ???

Manfaat asuransi bukan untuk diri kita sendiri , asuransi melindungi masa depan keluarga anda dan orang2 yg kita sayangi..

TIDAK ADA ORANG YANG MEMBELI ASURANSI MENJADI BANGKRUT, TAPI BANYAK ORANG BANGKRUT TIDAK PUNYA ASURANSI…

Kamu bayar tagihan kartu kredit pakai gaji
Kamu bayar cicilan rumah pakai gaji
Kamu bayar sekolah anak pakai gaji
Kamu biayai hidup pakai gaji
Kamu bantu bulanan ortu pakai gaji
Kamu bayar asuransi kesehatan untuk amankan biaya kesehatanmu pakai gaji
Kamu bayar asuransi mobil untuk amankan mobil pakai gaji
Kamu bayar asuransi rumah untuk amankan rumah pakai gaji

Berarti penting banget ya gaji itu
Ngomong2, gaji itu udah diasuransikan belum?
Karena koq keliatannya gaji itu wajib ada untuk menanggung semua pengeluaran yang ga bisa berhenti.
Jaman sekarang sudah bisa mengasuransikan gaji.
Aku kemarin ambil Income Protection juga dari Allianz.
Dengan menabung di ALLIANZ, maka Penghasilan Anda sudah terproteksi.

 
Tertarik Memiliki Asuransi? Isi Form Proposal Asuransi di SINI
Tertarik Menjalankan Bisnis Asuransi? Isi Form Pendaftaran Agen di SINI
dan Pilih Hari/Tempat/Jam Untuk Janji Temu (Khusus Jabodetabek ), untuk Luar Jabodetabek kita bisa Komunikasi Secara Online kok. Jadi Tenang, Dunia sudah berubah dan makin berkembang, tidak ada lagi batasan bagi kita, semua bisa dilakukan melalui internet.

Satu yang terpenting, UANG TUNAI 2M

Salam hangat,
Petrus Jakub
Allianz Indonesia
SMS/WA: 08567810321
petrusjakub.asn@gmail.com

Esra Manurung, Selling is Giving

Ada yang berbeda dengan kelas Selasa malam kemarin, kalau biasanya masih tersisa tempat duduk, namun kali ini tidak ada satu kursipun yang tidak diokupasi, bahkan banyak juga yang rela berdiri sepanjang acara kelas Selasa malam kemarin.
Ada apa gerangan?
Ternyata kelas malam kami kedatangan tamu istimewa, seorang perempuan bersahaja, Ibu Esra Manurung, penulis buku “Selling with Attitude”, seorang ibu rumah tangga yang 10 tahun berturut-turut meraih MDRT member dengan COT dan TOT, leader dari agency yang berkembang dimulai hanya dari 1 orang di 2003. Dan sekarang masuk TOP 5 the Biggest Group di ASN.
selling-with-attitude
Ibu Esra Manurung adalah leader di industri asuransi yang dikenal senang membantu dan melihat orang lain sukses tanpa membedakan merk dan latar belakang perusahaan. Beliau dan suaminya, Bapak Ivan Maleakhi berpredikat MDiT*7

IMG-20160322-WA089.jpg
Kelas Selasa malam di APL Tower Lantai 11, Busster Headquarter.

Saya akan berbagi dengan teman-teman sekalian yang belum sempat datang dan mendengarkan langsung sharing yang luar biasa dari Ibu Esra.
Karena saya tidak mau kalah dengan Ibu Esra, yang kemana-mana selalu sharing, tanpa mengenal lelah, kebesaran hati beliau jujur menginspirasi saya, yang notabene baru sekali ini saja bertemu dengan beliau, sebelumnya hanya mendengar ketenaran beliau.
Ibu Esra menyambut kami semua dengan mengatakan bahwa kami adalah orang-orang hebat, katakan kepada kiri dan kanan kami bahwa kamu adalah orang-orang hebat, kamu diciptakan untuk hidup luar biasa. Sungguh aura positif yang luar biasa hebat ditularkan kepada kami semua.
Ibu Esra bertanya kepada kami semua, siapa yang baru pertama kali mendengar sharing dia, dan ternyata banyak sekali, sehingga Ibu Esra salut dengan Tim APL yang selalu mencetak orang-orang baru.
Ibu Esra berkata bahwa beliau sangat mencintai dunia asuransi, dunia yang sudah digelutinya 12 tahun terakhir ini.
 
IMG-20160322-WA080.jpg
Kenapa bisa menyukai dunia asuransi? Karena 12 tahun lalu gaji dia sebelum terjun di dunia asuransi adalah 3,8 Juta, namun sekarang sudah banyak sekali nol di belakangnya.
Yang pasti di bisnis asuransi ini, kita tidak dibatasi untuk bermimpi sebesar yang kita bisa, di bisnis ini kita boleh menentukan income yang boleh kita miliki. Permasalahannya, punya nyali atau tidak?
Punya nyali atau tidak untuk mengatakan saya mau menjadi grup yang sangat besar sekali di ASN?
Apabila kita bergabung di sini, maka kita jangan terlalu sopan terhadap leader kita, kita jangan berkata kita mau punya income dibawah leader kita, itu terlalu sopan. Contohlah Pak Hendy Winata, yang incomenya melebihi leadernya Pak Venny Wantouw.
IMG_20160322_200327
Itu membuktikan bahwa tidak selamanya yang menjadi follower mempunyai income lebih kecil, tergantung seberapa besar nyali kita untuk punya grup yang besar dan kuat.

Di ASN tidak ada yang bisa menghalangi Anda kalau Anda punya nyali.

Di ASN System, Anda tidak dibatasi income harus dibawah leader, tidak. Anda bisa berkembang sesuai dengan nyali Anda.
Di bisnis Asuransi ini, yang dibutuhkan adalah mental.
Sebelum kita mengerti mental, sedikit flashback 12 tahun yang lalu, Pak Ivan Maleakhi berkata kepada Ibu Esra, kamu jangan kerja untuk sekedar cari uang, kamu jangan kerja untuk sekedar cari lifestyle yang bagus, kamu jangan kerja untuk sekedar beli Mercedes Benz, kamu jangan kerja untuk sekedar dipromosi, kamu jangan kerja untuk prestasi.

Tapi, Bekerjalah untuk Belajar. (Ivan Maleakhi)

IMG_20160322_195820.jpg
12 tahun silam, Ibu Esra sebelumnya hanyalah seorang ibu rumah tangga, tujuan bekerja adalah bekerja dengan suami mencapai financial freedom.
Financial Freedom itu adalah satu situasi dimana Anda bisa hidup menjadi diri Anda sendiri, tanpa memikirkan soal kekurangan uang.
Misalnya, ke Bali, tanya teman, eh ada gak pesawat yang paling murah? Lalu setelah sampai Bali, tanya teman, eh di sini hotel paling murah dimana, ga perlu ada bintangnya deh. Nah, itu masih belum financial freedom. Itu financial problem.
Bagi Ibu Esra tujuan mencapai financial freedom adalah supaya bisa lebih banyak memberi dan bisa lebih banyak beramal.
Esra, jangan bekerja demi uang, prestasi, pencapaian, reputasi, lifestyle, tetapi bekerjalah untuk belajar, ucap suami Ibu Esra.
Orang yang paling sering menegur Ibu Esra adalah Pak Ivan, suaminya sendiri, demikian juga Pak Ivan paling sering ditegur oleh Ibu Esra.
Selama beliau ada di “People Business“, sebutan Ibu Esra untuk bisnis Asuransi, dimana fokus kita adalah people, membantu orang, menolong orang, semuanya menyangkut orang, karena hidup kita dikelilingi oleh orang, Beliau menemukan bahwa tipe manusia itu ada dua:

  1. Orang yang kalau ditegur: langsung marah, ngambek, dan benci sama kita.
  2. Orang yang kalau ditegur: semakin sayang sama kita.

Setiap kita seharusnya menjadi seperti di nomor 2, semakin di tegur, semakin sayang dengan orang yang menegur kita. Itu sebabnya Ibu Esra dan suami semakin saling tegur semakin saling sayang.
Ibu Esra sangat berterima kasih kepada suaminya, karena selalu menegur dan membuat Ibu Esra menjadi perempuan yang rasional, yang bisa berfikir, yang kerjanya bukan cuma pakai perasaan saja.
Bekerja untuk belajar membuat Ibu Esra mengambil 3 kesimpulan:

  1. Belajar siapa sebetulnya dirinya. Kenapa dirinya ada di dunia ini? Apa sebenarnya master plan dari Sang Pencipta menciptakan dirinya untuk hidup di dunia ini sampai hari ini?
  2. Siapa sebetulnya orang-orang disekitar saya, prospek saya, klien saya, leader saya,  CAO saya, suami saya, anak saya, tim saya?
  3. Siapa sebetulnya Sang Pencipta?

WHO AM I? Do you know who you are?
Kenapa saya ada di sini, kenapa saya di bisnis asuransi, kenapa harus berhasil, karena kalau Anda tidak bilang Anda harus berhasil, maka Anda akan menyerah di tengah jalan.
Tapi kalau seorang manusia berkata SAYA HARUS BERHASIL, maka saya beritahu THEY WILL FIND A WAY.
Manusia itu luar biasa, karena memiliki kebebasan, kebebasan untuk memilih, untuk memutuskan.
DO YOU KNOW WHO PEOPLE AROUND YOU?
Learn to understand all people around us.
Ini hanya bisa terjadi jika kita bisa mengerti siapa diri kita.
SIAPA SEBETULNYA Sang Pencipta kita?
Apa yang Dia kerjakan di dalam hidup kita ini? Apa rencanaNya sehingga kita semua bisa berkumpul di kelas malam? Apa sebetulnya yang Dia lakukan dalam setiap tantangan demi tantangan yang kita hadapi? Apa yang Dia pikirkan ketika pada suatu hari kita mentok menghadapi problem yang begitu besar?

Apabila kita mampu memahami 3 hal ini: Siapa diri kita, Siapa orang-orang di sekitar kita, Siapa Pencipta kita, maka saya yakin kita akan menjadi orang yang paling bahagia dalam hidup kita.

Sampai kita meninggal, kita tidak akan pernah bisa selesai mempelajari 3 subjek kita ini, diri sendiri, orang lain, dan Pencipta kita. Dan hal inilah yang akan membuat kita bangun setiap pagi dengan perasaan excited dan tidurpun dengan perasaan yang sama.
 
Siapa DIRI KITA?
Apa itu identitas? Kita harus mengerti betul apa itu identitas, karena hal ini akan sangat menentukan sikap kita dalam menghadapi penolakan, akan sangat menentukan bagaimana sikap kita dalam menghadapi masalah.
Demo taxi kemarin tidak membuat Ibu Esra takut, karena beliau tahu dengan jelas siapa dirinya, dan beliau tahu bahwa dia dilindungi dengan sempurna oleh Sang Pencipta, sehingga jadwal meeting kemarin semua tidak ada yang meleset, walaupun demo dan tindakan anarki terjadi dimana-mana.
Bahkan beliau menelpon rekan meetingnya untuk tetap on track meeting sesuai jadwal, karena kalau kita serius maka kita pasti datang.
Kita hidup di Jakarta, di Indonesia, negara yang serba tidak pasti, hidup yang penuh resiko, setiap hari tanpa kita sadari, kita semua hidup dalam resiko. Walaupun kita berpikir kita tenang, sebenarnya kita dalam bahaya, tergantung bagaimana kita mendefinisikan diri kita.
Kalau apa yang terjadi di luar menjadi penghalang kita, sudah pasti kita tidak akan menjadi pemenang.
Selama beliau menjadi leader di agency, masalah nomor satu yang paling sering ditemui adalah masalah identitas.
Orang yang ditolak langsung putus asa itu karena identitasnya lemah.
Orang yang insecure, sedikit-sedikit marah, tersinggung, itu karena identitasnya bermasalah.
Mental yang membelenggu adalah apakah Anda mengenali siapa Anda dan apa mental yang membelenggu Anda.
Dulu, waktu Ibu Esra masih miskin dan berpikir bahwa kliennya memiliki uang ratusan miliar, Ibu Esra gemetar bertemu dengan klien tersebut, dan tidak berani untuk kasih nasehat, karena Ibu Esra berpikir nasehat apa yang bisa dia kasih kepada orang yang uangnya lebih banyak darinya.
Kenapa? Karena identitasnya “saya tidak kaya”
Tapi pada waktu saya tahu bahwa kekayaan saya bukan ditentukan dari berapa banyak uang saya, kekayaan saya ditentukan oleh kebesaran hati saya untuk mau memberi dan berbagi, maka saya tahu saya adalah kaya.
Dengan mental ini, saya berani berbisnis dengan orang yang lebih kaya dari saya.

Because the way you identify yourself, will determine the way you do your business.

Itu sebabnya team, tambah ke bawah tambah jelek, tambah ke bawah tambah jelek lagi, sebab apa, sebab orang lebih berani merekrut orang yang incomenya dibawah dirinya sendiri. Kenapa seperti itu? Karena kita terlalu mengidentitaskan diri kita dengan ‘berapa income kita’.
Sedikit spontanitas, apabila kalian ditanya, berapa banyak uang yang Anda punya yang Anda bisa kasih ke orang yang membutuhkan, kalian akan jawab berapa? Coba tolong jawab tanpa berpikir, spontan saja.
Maksimal berapa bisa kita kasih ke orang hari ini dengan uang kita sendiri. Jawab spontan.
Just say something without thinking. Ada dua yang bisa kita ucapkan, satu yang benar, satu yang berpikir. Yang benar adalah yang without thinking.
Mungkin kita menjawab, 500 Juta, 500ribu, atau bahkan 5 Milyar.
Ibu Esra tertarik dengan yang menjawab 5 Milyar, jika menjawab 5 Milyar, is that your own money?
Mungkin kumpulkan dengan orang, atau strategi lain.
Ibu Esra berkata, look at this, look how rich you are, when you sign as a member of ASN, you can give a lot of money to Indonesian family. Waktu kita jual polis 1 Milyar, you are the one who give 1 Billion. Waktu kita bikin polis 500 Juta, bukankah kita yang berikan itu?

In order to be rich, untuk menjadi kaya di asuransi, Anda harus memberi sebanyak-banyaknya kepada keluarga Indonesia.

Dengan kita mendaftar sebagai agen di Allianz, kita bisa memberikan uang sebanyak-banyaknya kepada orang lain, melalui Critical Illness, Total Permanent Disability, Accidental Death and Disablement Benefit, Uang Pertanggungan, etc. YOU ARE RICH!
Yang membelenggu kita adalah kita berpikir kita miskin.
Kita berpikir kita cuma punya uang sedikit. Jadi, mulai dari hari ini, STOP BERPIKIR ANDA MISKIN. Anda kaya waktu Anda sign jadi member ASN.
asn-allianz-star-network
That’s why saya katakan SELLING is GIVING.
Jadi, pada waktu agen asuransi membuatkan polis asuransi, itu adalah uang deposito untuk nasabah yang kita kasih ke mereka, dan mereka bisa pakai uang itu.
Permasalahannya adalah kalau saya hanya sendirian dan saya kepingin memberi banyak kepada orang, tapi seberapa banyak saya mampu melakukan ini sendirian?
Waktu bekerja sendirian, kurun waktu satu tahun, kurang lebih hanya bisa menjual 15-24 cases (polis). Tapi waktu saya bekerja bersama-sama dalam jaringan agency, satu tahun bisa menjual 7.000 polis! Bayangkan berapa banyak keluarga yang terbantu!
In ASN, you need to deliver the money as fast as you can! as much as you can!
Berikan uang yang paling besar kepada semua orang.
Kalau bukan bekerja sebagai agen asuransi, saya tidak akan pernah bisa berikan ratusan Milyar rupiah kepada ribuan keluarga Indonesia.
Benarkah Life Insurance bisa membawa Anda dan keluarga ke financial freedom?
Aku sih YES.
Bagi Ibu Esra Manurung, identitas dirinya adalah:

  • Saya adalah manusia yang sangat berharga
  • Saya sangat mulia
  • Saya sangat dicintai oleh Pencipta saya

Identitas itulah yang menentukan action kita, menentukan keberanian kita mengambil resiko.
Karena saya tahu saya mulia, maka itu akan menentukan cara saya berpakaian.
Karena saya tahu saya sangat berharga, maka itu akan menentukan cara saya membangun hubungan dengan orang lain.

Kalau Anda tahu Anda sangat dicintai oleh Sang Pencipta, Anda tidak akan pernah takut berjalan di tengah bahaya, karena Anda tahu Anda dilindungi.

Jadi, IDENTITAS-mu akan menentukan TINGKAH LAKU-mu.
Kalau Anda tahu Anda sangat mulia, tidak akan ada kata-kata kotor, kasar, binatang, yang keluar dari mulut Anda.
Your Action, Your Word, will define yourself.
Mulai hari ini, define your identity.
Anda sangat berharga, Anda sangat mulia, Anda sangat dicintai oleh Sang Pencipta. That’s you are!
You are precious, you are honored, you are loved by The Almighty.
Jika kamu tahu ini, maka kamu tidak akan takut akan apapun juga. Dan kita pasti akan bilang, kita pasti akan berhasil di ASN.
Sekedar cerita singkat, tentang agen Ibu Esra yang memiliki identitas sangat baik.

Betul atau tidak orang kaya butuh asuransi?

Teman Ibu Esra ini, usia 44 tahun sudah financial freedom, punya uang jutaan US Dollar. Suami direktur, dan sang istri vice president di salah satu bank  asing yang mendunia, punya rumah di Jakarta Selatan seribu meter, dll.

Pada saat sudah financial freedom, mereka pindah ke Australia, bersama keempat anaknya, untuk meneruskan sekolah anaknya di luar negeri dan semi-retired sambil berbisnis real estate.

Hanya karena terlalu percaya kepada arsitek, penjualan rumah tertunda, lalu harga properti turun. Ditambah lagi terjadi global krisis, sehingga penjualan rumah dan bisnis properti menjadi terhenti karena krisis ekonomi, dan aset mereka berdua disita bank.

Menjadi orang kaya juga bisa mengalami krisis keuangan yang sangat signifikan.

Sang istri yang penggemar Facebook mengirim pesan lewat Facebook ke Ibu Esra, bilang mau pulang Indo.

Lalu merekapun bertemu karena mau membeli asuransi setelah diprospek telemarketing oleh Aetna, tapi suami menganjurkan untuk membeli saja lewat Ibu Esra, teman lama.
Ibu Esra bertanya, kok tidak punya asuransi?

Ternyata semua Polis Asuransi ditutup karena iman percaya saja pada Tuhan pada waktu masih muda.

Ibu Esra sambil bercanda berkata, untung kamu gak sampai stroke.

Mereka kembali ke Indonesia dengan harapan yang tidak putus untuk membangun kembali ekonomi di negara kita yang masih terus berkembang.

Dan akhirnya Ibu Esra membuatkan Polis Asuransi UP 1M dan 1M Ci masing-masing. Dan sang suami berkata “Kita ambil Asuransi UP 1M, tapi jadikanlah istriku partner bisnis Anda!.

Ibu Esra berkata, kalian berdua luar biasa, kalian mengalami semua ini tapi kalian tetap smile dan bisa menghadapi semua dengan sangat baik, masih bersyukur pada Tuhan.

Esra, identitas saya bukan karena uang, ada uang saya berharga, tidak ada uang, saya tetap berharga.

Sewaktu Ibu Esra encourage mereka, suaminya mendengar dan berkata pada istrinya, “Eh, Esra ngomongnya positif banget, kamu ikut dia aja.

Bukan agen yang pintar, tapi agen yang believe, agen yang positif, agen yang optimis, itu yang dicari oleh market.

Bisnis insurance itu luar biasa dan masih menuju booming, di saat pengusaha-pengusaha komplain bisnis lesu sana sini, bisnis insurance terus naik, walaupun ada bom, walaupun ada demo, malah semakin naik.

Akhirnya sang istri, ikut sebagai agen asuransi. Ikut Ibu Esra bukan karena sistem, bukan karena produk, bukan karena brand, bukan karena prestasi. Tapi karena identitas, value, kesamaan nilai, optimisme, integrity.

Dan guess what, saat ini beliau adalah salah satu top producer di ASNi.

Itulah cerita tentang orang kaya yang butuh asuransi dan jadi agen asuransi.
 
Saya berharga, saya mulia, saya berhak untuk sukses, apapun kata orang tentang saya tidak menentukan identitas saya. Mulai hari ini, saya akan merekrut orang bagus, berjualan kepada orang-orang kaya, karena mereka dan saya tidak ada bedanya, beda saldo saja, suatu hari juga bisa terkejar. Saya mulai hari ini, memutuskan untuk percaya diri, identitas saya: saya pemenang, saya berharga, saya mulia, dan saya adalah orang yang dicintai oleh Pencipta saya.
 

IMG-20160322-WA090
Bersama Ibu Esra Manurung

 


 
Tertarik Memiliki Asuransi? Isi Form Proposal Asuransi di SINI
Tertarik Menjalankan Bisnis Asuransi? Isi Form Pendaftaran Agen di SINI
dan Pilih Hari/Tempat/Jam Untuk Janji Temu (Khusus Jabodetabek ), untuk Luar Jabodetabek kita bisa Komunikasi Secara Online kok. Jadi Tenang, Dunia sudah berubah dan makin berkembang, tidak ada lagi batasan bagi kita, semua bisa dilakukan melalui internet.

Satu yang terpenting, Identitas.

Salam hangat,
Petrus Jakub
Allianz Indonesia
SMS/WA: 08567810321
petrusjakub.asn@gmail.com

Satu Nasabah Penting, Pak Andrea Putera Madina

IMG_20160321_124847
Happily Helping Other, slogan yang menjadi pegangan hidup kami, anggota Grup Busster. Kami punya misi membantu seluruh keluarga untuk mempunyai TAPRO (Tabungan Proteksi, alias Take Care Your Problem alias Tanggung Problem mu) sehingga para nasabah Allianz bisa terhindar dari bencana keuangan, skenario terburuk yang mungkin bisa terjadi pada siapa saja.
Sangat senang saya bisa bertemu dengan anak muda, mahasiswa Universitas Atma Jaya, Pak Andrea Putera Madina. Menyadari akan mahalnya biaya rumah sakit, Pak Andre mengikuti saran temannya untuk mempunyai asuransi, dan tentunya yang terbaik di seluruh antero jagat raya, yaitu Allianz.
Saya berharap kita boleh belajar banyak dari pengalaman orang lain, tidak perlulah kita sampai mengalami kebangkrutan terlebih dahulu baru menyadari bahwa sakit itu butuh biaya yang sangat besar.
Terima kasih Pak Andrea atas kepercayaannya terhadap Allianz dan saya untuk menjadi sahabat baru Anda.


 
Asuransi bukanlah keingingan, asuransi adalah kebutuhan.
Anda sangat nekat, hidup tanpa memiliki asuransi jiwa. Sudah siapkah jika dokter meminta Rp 500jt – 1M hari ini untuk biaya pengobatan akibat penyakit yang bapak/ibu derita ??? Apa yang bapak/ibu berikan kepada keluarga jika anda si pencari nafkah harus pindah dunia ??? Klik disini untuk mengetahui manfaat perlindungan dari asuransi jiwa dan kesehatan Allianz


 
Tertarik Memiliki Asuransi? Isi Form Proposal Asuransi di SINI
Tertarik Menjalankan Bisnis Asuransi? Isi Form Pendaftaran Agen di SINI
dan Pilih Hari/Tempat/Jam Untuk Janji Temu (Khusus Jabodetabek ), untuk Luar Jabodetabek kita bisa Komunikasi Secara Online kok. Jadi Tenang, Dunia sudah berubah dan makin berkembang, tidak ada lagi batasan bagi kita, semua bisa dilakukan melalui internet.

Satu yang terpenting, Belajar dari pengalaman orang lain.

Salam hangat,
Petrus Jakub
Allianz Indonesia
SMS/WA: 08567810321
petrusjakub.asn@gmail.com
 

Titanic, The Story of "Unsinkable" Ship

Semangat Pagi teman-teman!
Teman-teman tau gak cerita tentang Titanic? Hari ini saya mau bercerita tentang Titanic, sebuah kapal yang luar biasa, kapal yang ‘katanya’ tidak dapat tenggelam.

Death-of-a-Titan.aspx
Titanic

Tahun 1912, Kapal Titanic berlayar dari Inggris menuju ke Amerika. Pada hari ketiga, Kapal Titanic terus mempercepat lajunya.
Pada jaman itu, pride alias harga diri sangat tinggi, bangsa Inggris mengatakan Kapal Titanic adalah satu-satunya metode paling cepat yang bisa membawa banyak orang, baik dari golongan ketiga maupun golongan sangat kaya, untuk dapat berpindah dari Inggris ke Amerika.
Sehingga Kapal Titanic terus mempercepat, karena mau membuktikan bahwa dia adalah kapal yang super.
Di tengah jalan, malam ketiga, ada sesuatu yang aneh terjadi di tengah lautan Atlantik.
Semua terasa begitu tenang, tidak ada ombak, tapi cuaca dingin sekali.
Apa yang salah? Ternyata pada waktu itu, banyak gunung es yang dari dasar laut menggumpal hingga ke permukaan laut, ada yang naik, ada yang tidak. Gunung es di lautan itu lebih banyak yang tidak terlihat di permukaan.
Pada malam itu, sebenarnya Titanic sudah diperingatkan oleh kapal-kapal kecil yang hari-hari sebelumnya sudah melewati daerah itu.
Kapal-kapal kecil tersebut berikan peringatan agar Titanic jangan menambah kecepatan dan segera putar balik haluan, karena banyak sekali gunung es dan tidak kelihatan.
Kapal-kapal kecil itu mengirimkan telegram kepada Kapal Titanic, namun Kapal Titanic dengan arogannya tidak menghiraukan. Sampai akhirnya Kapal Titanic membalas telegramnya dan berkata sudah cukup tidak perlu mengirimkan telegram lagi, kalian hanya kapal-kapal kecil, beda dengan saya Kapal Titanic yang tidak bisa tenggalam.
Singkat cerita, karena Kapal Titanic mengabaikan peringatan itu, ternyata malam itu kejadian, Kapal Titanic menabrak gunung es yang sangat besar, dan Kapal Titanic terbelah dua.
Titanic-sinking
 
Sekedar informasi, pada saat itu Kapal Titanic hanya membawa sekoci yang hanya cukup menampung 1/3 dari total seluruh penumpang yang ada.
Sehingga pada saat terjadi musibah kapal terbelah dua tersebut, banyak sekali korban jiwa, bahkan dicatat lebih dari 1.500 penumpang meninggal dunia, dari total 2.224 penumpang.
Kenapa begitu banyak korban jiwa?
Alasan pertama adalah karena kurangnya persiapan, kurangnya kapal sekoci. Tidak ada bentuk antisipasi.
Alasan kedua adalah karena Kapal Titanic mengabaikan peringatan.
Cerita Titanic ini hampir semua orang sudah tahu. Namun intisari alias moral dari kisah nyata ini, tidak banyak yang meresapinya.

Suka atau tidak suka, sadar atau tidak sadar, sebenarnya kehidupan keuangan kita sama dengan Kapal Titanic.

Hanya saja, kita semua punya pilihan : Mau bernasib sama dengan Kapal Titanic atau tidak?
Jawaban teman-teman apa? Saya yakin semua menjawab TIDAK.
Kalau begitu, tolong jawab pertanyaan saya di bawah ini.
Benar gak teman-teman yang masih produktif bekerja atau berusaha, semua mencari uang? Kira-kira tujuan mencari uang itu untuk apa?
Setuju gak, kalau jawabannya adalah agar bisa mencapai satu destinasi, agar dapat hidup dengan lebih baik atau bahkan berkelimpahan.
Perjalanan menuju hidup lebih baik tersebut melewati suatu proses, yang disebut dengan WAKTU.
Di tengah perjalanan hidup kita, baik itu sekarang, nanti, atau bahkan di tengah-tengahnya, benar gak kita mencari uang untuk hal-hal yang sangat primer?
Biaya Hidup, Pendidikan Anak, Kesehatan, Tabungan/Untuk Jangka Panjang, Kenyamanan, Cicilan, Darurat, dan sebagainya.
Itu adalah tujuan hidup kita. Benar gak kalau di awal, tengah, maupun akhir kebutuhan primer kita itu harus jalan terus?
Pertanyaannya: Sekarang kan teman-teman semua masih produktif, cari uang, benar gak untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan hidup tersebut?
Kalau misalnya teman-teman gak cari uang, atau gak bisa cari uang, benar gak tujuan hidup dan kebutuhan hidup teman-teman masih harus terus jalan?
Pertanyaannya: Bisa atau tidak, kita gak bisa cari uang?
Faktor-faktor yang bisa membuat teman-teman gak bisa cari uang adalah “Gunung Es-Gunung Es” yang bisa dijumpai di tengah lautan, yaitu Sakit, Kecelakaan, Cacat, Meninggal, Tua, PHK, Bangkrut.
Bicara soal PHK atau Bangkrut, saya rasa ini adalah hal yang teman-teman bisa kontrol, karena selama kita sehat, selama kita produktif, kita masih bisa cari kerja, kita masih bisa bangun usaha.
Bicara soal Sakit, Kecelakaan, Cacat, Meninggal, dan Tua, mana yang pasti?
Meninggal dan Tua itu yang PASTI, ini adalah Gunung Es yang pasti kita tabrak, tidak ada pilihan lain.
Untuk Tua, kita punya waktu gak? Itu sebabnya kita sebut Tabungan Masa Depan, karena untuk hari tua.
Sakit, Kecelakaan, Cacat itu TIDAK PASTI. Untuk hal yang ini, TIDAK KENAL WAKTU.
Gunung Es yang tidak kelihatan itu adalah hal yang bisa kita tabrak, maka kapal kita akan terbelah dua dan keuangan kita menjadi bocor dan kapal menjadi tenggelam.
Kalau misalnya Gunung Es tersebut kita tabrak, kira-kira BENTUK PERSIAPAN SEPERTI APA yang teman-teman sudah siapkan? Apakah kapal sekoci yang cuma muat 1/3 penumpang atau kapal sekoci yang lebih powerful yang bisa menyelamatkan seluruh penumpang?
ANTISIPASI apa yang sebaiknya kita semua siapkan?
Kembali ke pilihan kita, JENIS / BENTUK SEKOCI apa yang ingin teman-teman miliki. Mau yang terbuat dari bahan yang tidak bisa tenggelam dan sizenya besar, atau yang size kecil dan tidak cukup untuk semuanya bahkan berpotensi tenggelam lagi?
Nah, dalam hal ini, siapa sih yang jadi kapal-kapal pemberi warning kepala Kapal Titanic?
Ya, betul, saya, Sang Agen Asuransi, dan teman-teman seprofesi saya.
Pilihan kembali kepada teman-teman, mau terus melaju kencang tanpa menghiraukan, atau tidak.
Saya berharap cukup Kapal Titanic saja yang tenggelam, jangan keluarga kita ikutan tenggelam.
Saya berharap ‘warning‘ dari kapal kecil seperti saya ini didengarkan oleh Anda, Kapal Titanic.


 
Anda sangat nekat, hidup tanpa memiliki asuransi jiwa. Sudah siapkah jika dokter meminta Rp 500jt – 1M hari ini untuk biaya pengobatan akibat penyakit yang bapak/ibu derita ??? Apa yang bapak/ibu berikan kepada keluarga jika anda si pencari nafkah harus pindah dunia ??? Klik disini untuk mengetahui manfaat perlindungan dari asuransi jiwa dan kesehatan Allianz


 
Tertarik Memiliki Asuransi? Isi Form Proposal Asuransi di SINI
Tertarik Menjalankan Bisnis Asuransi? Isi Form Pendaftaran Agen di SINI
dan Pilih Hari/Tempat/Jam Untuk Janji Temu (Khusus Jabodetabek ), untuk Luar Jabodetabek kita bisa Komunikasi Secara Online kok. Jadi Tenang, Dunia sudah berubah dan makin berkembang, tidak ada lagi batasan bagi kita, semua bisa dilakukan melalui internet.

Satu yang terpenting, Antisipasi dan Tidak Mengabaikan Peringatan.

Salam hangat,
Petrus Jakub
Allianz Indonesia
SMS/WA: 08567810321
petrusjakub.asn@gmail.com
 

Paper Asset part 3, Kertas seharga 1M langsung untung 2M

Seru banget kalau bahas paper asset. Nah ini sekuel ke-3.
Sekuel pertama di SINI. Sekuel ke-2 di SINI.
Ok, kita langsung masuk ke pembahasan yuk..
Lebih asyik kalau kita bahas dengan memakai contoh cerita..
Properti
Seorang bernama Pak Ali, berusia 40 tahun, tertarik berinvestasi ruko, dan Pak Ali memutuskan untuk membeli sebuah ruko di Gading Serpong dengan harga 2 Milyar, dibayar lunas dengan uang tunai.
Ruko tersebut dia kontrakkan dengan harga kontrak 5% dari 2M, yaitu 100 Juta per tahun.
Dari hasil mengontrakkan ruko:
Tahun 1 dia mendapatkan 100 Juta
Tahun 2 dia mendapatkan 100 Juta
Tahun 3 dia mendapatkan 100 Juta
Tahun 4 dia mendapatkan 100 Juta
Tahun 5 dia mendapatkan 120 Juta, karena inflasi dan dia menaikkan harga kontrak ruko
.
.
dan seterusnya
.
.
dengan harapan memperoleh keuntungan.
Namun, setelah dihitung-hitung, ternyata untuk mendapatkan BEP (Break Even Point) alias balik modal 2M, diperlukan waktu paling cepat 15 tahun!
Pak Ali merasa agak kecewa dan berkonsultasi dengan Pak Petrus Jakub, konsultan keuangannya.
Pak Petrus berkata, “Investasi yang Pak Ali lakukan sudah bagus, tapi sayangnya untuk balik modalnya terlalu lama,.. Kalau misalnya ada investasi yang lebih baik dan lebih cepat balik modalnya, kira-kira Bpk tertarik mendengar?
Apa itu?“, tanya Pak Ali.
Paper Asset
Begini Pak, Bapak tidak perlu bayar 2M, namun cukup bayar 1M dan itu cukup satu kali, dalam waktu 5-6 tahun ke depan, saya perkirakan Bapak sudah balik modal! Bahkan bukan cuma balik modal, lebih dari itu, Bapak punya 2M Warisan juga!
Seakan tidak percaya, Pak Ali bertanya, “Bagaimana caranya ???
Bapak sudah tau Paper Asset? Ini sedang tren di masyarakat Indonesia saat ini lho Pak!
Nih, saya coba jelaskan ya Pak. Paper Asset adalah aset yang walaupun hanya berupa kertas, namun nilainya lebih berharga daripada ruko, rumah, apartemen, atau logam mulia.. karena ini adalah kontrak hitam di atas putih dengan nilai uang yang pasti dijamin, plus bonus nilai investasi yang tidak kalah menarik!”
Biar lebih jelas, saya buatkan proposalnya ya Pak..
Screen Shot 2016-03-20 at 8.03.12 PM.png
Nah, begini Pak.. Bapak coba lihat dari bagian atas.. Bapak berusia 40 tahun, lalu yang Bapak setor adalah Premi 30 Juta saja, plus Top Up 970 Juta, sehingga total setoran hanya 1 M saja. Setelah itu, biarkan tim ahli investasi perusahaan pengelola keuangan saja yang bekerja. Coba Bapak perhatikan kolom tabel sebelah kiri.. di tahun ke-5 asumsi Nilai Investasi adalah 2M!
Bukan cuma itu Pak, tahun ke-6, tahun ke-7, dan seterusnya Nilai Investasi asumsinya naik terus.
Dan sesuai janji saya tadi Pak, sejak pertama kali Bapak berinvestasi di Paper Asset ini, Bapak mendapat bonus Uang Warisan senilai 2M.
Sehingga anak-anak Bapak tidak perlu berebut ruko, karena ini berupa uang tunai.
Nih Pak,.. coba Bapak perhatikan hitam di atas putihnya nih..
Screen Shot 2016-03-20 at 8.02.11 PMScreen Shot 2016-03-20 at 8.02.46 PM
 
Pak.. coba Pak, saya tanya ya Pak.. Paper Asset yang saya infokan ini Keren atau Keren Banget, Pak?
Pak Ali bertanya,”Eh, tunggu dulu, ini Asuransi ya?
Betul Pak, ini Asuransi Allianz“, jawab Pak Petrus, “Namun di kalangan tertentu kita menyebutnya dengan Paper Asset, karena fungsi berperan sebagai aset yang sangat bernilai dengan nilai jaminan yang luar biasa. Bahkan perusahaannya pun adalah Perusahaan Asuransi dengan penghargaan NOMOR SATU DI DUNIA lho Pak..
brand-global-allianz
Sehingga Bapak tidak perlu takut, perusahaan Allianz adalah perusahaan kelas dunia, video company profile dan video testimonial nasabah dan arsip bukti klaim dapat Bapak baca dan tonton di blog satuyangterpenting punya saya, Pak”, jelas Pak Petrus sambil menyodorkan kartu namanya.
Screen Shot 2016-03-20 at 8.42.36 PM
Wah, menarik sekali Pak! Saya berminat dengan Paper Asset! Dan pastinya saya memilih Pak Petrus Jakub sebagai Servicing Agent kepercayaan saya!

Screen Shot 2016-03-20 at 9.47.08 PM
Perbandingan berinvestasi di Paper Asset

Screen Shot 2016-03-20 at 9.14.35 PM.png
-End of Story-
 
Cerita berakhir dengan Happy Ending, Pak Ali membeli Paper Asset dari Pak Petrus Jakub.

Lebih dalam tentang Paper Asset

Selamat pagi teman-teman!
Kali ini saya akan membahas tentang Paper Asset. Apa itu Paper Asset? Simak lebih lanjut pembahasannya di artikel blog satuyangterpenting ini.

Pembahasan paper asset bagian pertama dapat dibaca di SINI

Banyak dari kita yang sudah terbiasa dengan investasi. Beli properti, entah itu apartemen, rumah, atau ruko, lalu ada juga yang berinvestasi dengan membeli emas, lalu ada juga yang berinvestasi dalam bentuk saham, atau instrumen investasi lainnya.
Pertanyaannya adalah: Tujuan kita berinvestasi itu apa?
Jawaban teman-teman mungkin beragam, namun saya yakin semua setuju bahwa tujuan utama berinvestasi adalah memperoleh keuntungan dalam jangka waktu tertentu, dan biasanya dalam jangka waktu yang lumayan panjang.
Berapa dana yang harus kita alokasikan untuk berinvestasi?

Sudah pernah saya bahas dalam artikel saya yang di Aturan Dasar Mengatur Keuangan.

Idealnya adalah 30% dari total penghasilan per bulan kita.
Jadi misalnya, penghasilan per bulan 10 Juta, maka yang ideal untuk di investasikan adalah 3 Juta rupiah.
Apakah berinvestasi selalu memperoleh keuntungan?
Belum tentu. Karena ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi, misalnya faktor ekonomi politik negara, faktor stabilitas negara lain, dan sebagainya. Untuk bidang properti, bisa jadi faktor lokasi, faktor perusahaan pengembang properti, dan lainnya.
Lalu, apa maksud saya membahas semua ini?
Saya ingin mengutarakan bahwa apabila tujuan kita berinvestasi adalah untuk keuntungan, yang pada akhirnya adalah untuk keluarga, maka saya akan menginformasikan tentang investasi paling aman, yaitu paper aset.
Katakan Bapak Ali, seorang Pria berusia 30 tahun, memiliki penghasilan 10 Juta per bulan, berinvestasi membeli properti, yaitu apartemen seharga 700 Juta, apabila DP-nya adalah 160 Juta, maka cicilannya adalah 3 Juta per bulan selama 15 tahun. Ini saya hitung sudah berupa cicilan 0%, mana ada ya apartemen cicialn 0%, tapi tidak apa, mari kita lanjut.
Tujuan akhirnya adalah menjual apartemennya dengan keuntungan berlipat, benar tidak?
Ok, katakan Bapak Ali ini sudah DP dan jalan cicilan 3 bulan, lalu biaya apa lagi yang harus dia keluarkan? Biaya maintenance, biaya pajak, biaya notaris, dan lain-lain. Artinya biaya untuk beli apartemen tersebut tidak hanya 700 Juta, namun lebih, dan artinya Pak Ali harus berharap harga unit apartemennya di 15 tahun mendatang naik berkali-kali lipat untuk dapat memberikan keuntungan.
Mungkin trend apartemen sedang naik, sehingga cukup 2-3 tahun sudah bisa langsung over credit dan Pak Ali bisa langsung untung. Tapi itupun kalau laku dalam waktu singkat, dan belum lagi resiko kalau perekonomian lesu dan daya beli masyarakat menurun, belum lagi kalau harga properti menjadi anjok.
Artinya, Pak Ali masih ada resiko mengalami kerugian.
Ok, mari kita bandingkan dengan paper asset.
Properti itu bernama Paper Asset
Tanpa DP, hanya cicilan yang sama 3 Juta per bulan, dan masa cicil tidak perlu sampai 15 tahun, masa cicil hanya 10 tahun.
Tanpa biaya maintenance, tanpa bayar biaya pajak, ataupun bayar biaya notaris.
Tidak perlu repot bersih-bersih unit apartemen, karena properti ini hanya berupa kertas.
Tidak perlu pusing memikirkan kerugian yang bisa terjadi akibat faktor-faktor lain, karena di dalam kontrak yang bernama Paper Asset tersebut sudah tercantum nilai Total Cover 4M, dan sudah pasti cair, minimal yang pasti cair adalah 2 Milyar Rupiah.
Screen Shot 2016-03-18 at 7.34.32 AM
Ok, mari kita bandingkan:
Screen Shot 2016-03-18 at 7.50.42 AM.png
Bahkan kelebihan Paper Asset ini adalah apabila Pak Ali terkena salah satu dari 100 kondisi sakit kritis (dalam kurun waktu 100 tahun selama Pak Ali hidup) atau apabila Pak Ali menderita cacat tetap total maka Pak Ali tidak perlu melanjutkan cicilan 3 Juta per bulan, cicilan dilanjutkan oleh pihak perusahaan.
Ok, saya tahu di pikiran teman-teman pasti berkata: “Ah itu mah harus tunggu kena sakit kritis atau meninggal dulu baru keluar uang 2M-nya!

Jika kita semua mengumpulkan uang hasil kerja, mana yang teman-teman cari : yang pasti dapat ( dalam hal ini 2 M ) atau yang tidak pasti ?

Untuk teman-teman yang belum punya Paper Asset, kini saat yang tepat untuk berinvestasi Paper Asset.
Usia 30 tahun, cicilan 5 Juta per bulan selama 10 tahun, nilai aset total cover 5M
Usia 30 tahun, cicilan 10 Juta per bulan selama 10 tahun, nilai aset total cover 8M
Usia 40 tahun, cicilan 5 Juta per bulan selama 10 tahun, nilai aset total cover 4M
Usia 40 tahun, cicilan 10 Juta per bulan selama 10 tahun, nilai aset total cover 7M
Paper Asset: Nilai aset paling besar diantara instrumen investasi lainnya, Investasi paling aman, Paling bijaksana, Perusahaan keuangan terbaik dunia, Ada Nilai Tunai, Melindungi nasabah dari resiko kehidupan, Tidak perlu repot urus ini itu karena aset hanya berupa buku polis / kertas, Tidak perlu DP, Tidak perlu bayar biaya listrik, keamananan, kebersihan, air, Tidak perlu bayar biaya notaris / balik nama, Tidak perlu takut terjadi perselisihan antar anak, karena pembagian warisan jelas.
Saya sudah punya Paper Asset, kini giliran teman-teman.


 
Saya menerima konsultasi GRATIS!
Salam hangat,
Petrus Jakub
Business Partner Allianz Indonesia
HP/WA: 08567810321
Email: petrusjakub.asn@gmail.com

Talk Show: Testimonial Klaim

Sekali lagi saya memenuhi janji saya di Facebook saya untuk menuliskan acara Talk Show hari Sabtu lalu di APL Tower.

IMG_1447
Talk Show Testimonial Klaim @Busster HeadQuarter, APL Tower

Topik Testimonial Klaim adalah pembahasan yang tidak kalah penting dibanding dengan topik asuransi lainnya, karena asuransi itu ujung-ujungnya cuma dua hal: pertama, apakah klaim itu dibayar, dan kedua apakah ada uangnya. Kalau ujungnya jelas, maka asuransi itu akan memberi makna bagi nasabah dan keluarga.

Dipandu oleh Ibu Cristine Liman, menampilkan 4 orang nara sumber pilihan: Pak Jimmy Wisanto, Pak Stevanus Dede, Pak Christian PL, dan Pak Ricky Hotan.

Kali ini membahas cerita unik proses klaim hingga klaim cair.

Untuk cerita Pak Jimmy, sudah pernah saya tuliskan di artikel yang sebelumnya, di kelas yang berbeda namun cerita yang sama, bisa dibaca di SINI.

Pak Jimmy sudah menjadi agen sejak 2014, memproses klaim penyakit kritis.

Pak Stevanus sudah menjadi agen sejak 2010, memproses klaim 4 meninggal dan 2 sakit kritis.

Pak Christian sudah menjadi agen sejak 2009, memproses klaim 7 case, kecelakaan meninggal, sakit kritis, meninggal.

Pak Ricky sudah menjadi agen sejak 2008, memproses klaim meninggal 2, sakit kritis 1.

 

Kisah Klaim Nasabah Pak Stevanus / Pak Ricky

Nasabah Pak Stevanus ini adalah nasabah yang dia dapatkan pada saat dia berstatus sebagai part-time agent, dia memprospek temannya namun disaat bersamaan temannya membawa teman lain. Dan teman lain inilah yang menjadi nasabah Pak Stevanus.

Singkat cerita, Pak Stevanus baru mengenal nasabahnya ini. Sekedar informasi nasabahnya ini sehat dan masih muda, usia 30 tahun.

Kejadiannya adalah 10 hari setelah nasabah di-approve oleh Allianz, nasabah mengalami serangan jantung di kereta, yaitu di perjalanan dari Surabaya menuju Jakarta.

Berhubung Pak Stevanus masih part-time, sehingga Pak Ricky-lah sebagai leader yang membantu proses klaim nasabah Pak Stevanus.

Status saat itu adalah polis baru saja di approve 10 hari, dan nasabah belum menerima buku polis sama sekali.

Dikarenakan urusan kerjaan yang mengharuskan nasabah bekerja ekstra keras selama 3 hari di surabaya, sehingga kondisi kesehatan nasabah menjadi dikorbankan, puncaknya pada perjalanan kereta pulang menuju Jakarta, nasabah kejang-kejang beberapa kali, hingga mulutnya mengeluarkan busa.

Teman sekantornya yang kebetulan teman dari Pak Stevanus segera menghubungi Pak Stevanus untuk menginformasikan kematian nasabah Pak Stevanus.

Namun karena posisi meninggal saat itu bukan di Jakarta, sehingga proses pemindahan jenazah mengalami sedikit kendala waktu.

Proses Klaim Nasabah Pak Stevanus

Proses sejak nasabah meninggal hingga klaim cair memakan waktu sekitar 3 bulan, penyebabnya adalah umur polis masih dibawah 2 tahun, sehingga Allianz harus melakukan investigasi sebagai salah satu prosedur klaim.

Allianz meminta dokumen-dokumen baik dari Rumah Sakit, Polisi, maupun kronologis berdasarkan saksi mata dan kronologis dari pihak keluarga.

Selama dokumen-dokumen tidak lengkap, maka Allianz tidak dapat proses.

Selama proses menunggu klaim cair, keluarga nasabah tidak henti-hentinya mencecar Pak Stevanus dan marah-marah mengapa begitu lama klaim cair. Padahal menurut Pak Stevanus, akte kematian nasabah saja baru keluar setelah 2 minggu kejadian.

Selain faktor usia polis, faktor jarakpun menjadi salah satu penyebab mengapa proses klaim menjadi lebih terasa lama.

Dan akhirnya, setelah proses 3 bulan, klaim cair dan keluarga menerima Uang Pertanggungan yang preminya baru dibayar satu kali.

Keluarga nasabah tidak henti-hentinya berterima kasih kepada Pak Ricky dan Pak Stevanus yang sudah membantu proses klaim hingga cair.

 

Kisah Klaim Nasabah Pak Christian

Nasabah Pak Christian ini sudah memiliki polis di perusahaan asuransi lain, namun setelah mendapat penjelasan yang cukup baik, akhirnya nasabah setuju untuk buka polis di Allianz.

Pada saat antar polis ke nasabah, Pak Christian menawarkan ke suami nasabah, dan suami nasabahpun ambil polis Allianz dengan premi 1 Juta per bulan, dengan manfaat @450 Juta untuk masing-masing sakit kritis, kecelakaan, cacat total, dan meninggal.

Kejadian adalah 2014 bulan Juli, Pak Christian dihubungi jam 5 pagi oleh keluarga nasabah. Di informasikan bahwa suaminya meninggal dunia, dan posisi di RS MRCCC Semanggi.

Suami berusia 33 tahun, terkena penyakit Leukemia akut. Sekedar informasi Leukemia ada 2 jenis, kronis dan akut, dan apabila terkena leukemia akut, maka hitungan hari akan meninggal dunia. Itu yang terjadi pada sang suami, bertahan hanya 3 hari lalu meninggal.

leukemia-limfositik-akut

Gejalanya sederhana, hanya titik-titik merah di paha, berbentuk melingkar. Awal dibawa ke RS Satya Negara, namun dirujuk ke RS Siloam, di cek darah dan sebagainya. Namun tidak bertahan lama, jam 2 pagi di hari ketiga, meninggal dunia.

Proses Klaim Nasabah Pak Christian

Berhubung nasabah mengambil manfaat CI+, maka pihak keluarga meminta Pak Christian untuk mengajukan klaim penyakit kritis dan meninggal dunia.

Pak Christianpun mencoba bantu nasabah, Pak Christian mengajukan klaim sakit kritis plus klaim meninggal dunia.

Namun jawaban dari pihak Allianz mengejutkan, Allianz menyetujui klaim meninggal dunia, namun menolak klaim sakit kritis.

Keluarga nasabah menjadi resah dan tidak berhenti menghubungi Pak Christian setiap hari. Sampai-sampai Pak Christian menjadi stress dan tidak berani angkat telpon dari keluarga nasabah.

Saat itu Pak Christian memposisikan diri di pihak Allianz, sehingga Pak Christian merasa keputusan Allianz memang sudah benar.

Namun pihak keluarga terus ‘meneror’, dan bahkan hingga datang ke kantor APL bersama rombongan keluarga, dan menemui Pak Christian. Mereka berbicara, dengan agak emosi keluarga menekankan bahwa seharusnya klaim sakit kritis keluar.

Keluarga sudah mencoba menghubungi Allianz lewat telpon berkali-kali namun mendapat jawaban tidak memuaskan.

Pak Christian mencoba tenang dan mendengarkan keluarga nasabah. Hingga suatu titik Pak Christian merasa ternyata yang dikatakan oleh pihak keluarga nasabah ada benarnya, dan Pak Christian kini memposisikan diri di pihak keluarga nasabah.

Pak Christian berkata yang kita mau ‘lawan’ adalah sebuah company, dan untuk ‘berbicara’ dengan company itu ada baiknya secara tertulis. Jadi, Pak Christian meminta pihak keluarga nasabah menuliskan email lengkap dengan kronologi dan bukti-bukti dan pendukung lainnya.

Pak Christian membantu submit email “Permohonan Tinjau Ulang” tersebut kepada Allianz. Dan Allianz menerima email lalu membalas akan melakukan tinjau ulang kasus ini.

Proses sejak nasabah meninggal adalah bulan Agustus 2013, lalu karena pihak keluarga agak lama dalam melengkapi dokumen maka hingga bulan Oktober dokumen baru lengkap dan diajukan, yaitu tanggal 26 Oktober, dan klaim meninggal cair pada tanggal 14 November.

Nah, setelah November itulah baru dimulai perjuangan Pak Christian membantu pihak keluarga memperjuangkan hak nasabah yang nyata-nyata terkena sakit kritis terlebih dahulu baru meninggal dunia.

Penolakan Allianz dianggap tidak masuk akal, karena di surat penolakan tersebut dikatakan tidak adanya bukti dokumen BMP dari Rumah Sakit. Sedangkan keluarga merasa di klausal polis tidak diminta dokumen BMP tersebut, bahkan untuk otopsi jenazahpun sudah tidak memungkinkan, karena jenazah sudah dikuburkan.

Hal inilah yang membuat Pak Christian menjadi mendukung pihak keluarga, karena menurut Pak Christian memang masuk akal juga penjelasan dari pihak keluarga.

Sejak Allianz membalas email tinjau ulang, dibutuhkan waktu sekitar 3 bulan hingga akhirnya keluarga nasabah melapor kepada Pak Christian bahwa klaim sakit kritis akhirnya cair juga.

Walaupun selama berbulan-bulan Pak Christian terus diteror oleh keluarga, namun ternyata perjuangan seorang agen asuransi yang melayani dengan tulus dan tidak patah semangat, endingnya membuahkan hasil yang baik.

 

Kesimpulan yang bisa kita tarik dari Talk Show Testimonial Klaim ini adalah:

  • Asuransi itu ujungnya adalah Klaim. Klaim adalah pembuktian bahwa Asuransi itu baik dan bermanfaat.
  • Proses klaim ada yang ribet dan memakan waktu, namun ada juga yang singkat, semua dipengaruhi beberapa faktor: Usia Polis, Kelengkapan Dokumen, dan lain sebagainya.
  • Apabila usia polis sudah diatas 2 tahun, dijamin proses klaim lebih cepat.
  • Keluarga juga harus bekerja sama dalam hal dokumen yang diperlukan, supaya proses klaim lebih cepat.
  • Agen Asuransi harus bisa memposisikan diri dan mendukung pihak yang benar, apabila memang pihak keluarga nasabah yang harus didukung, maka dukunglah sepenuh hati dan perjuangkanlah hak nasabah.
  • Sakit Kritis itu mengerikan dan dapat terjadi pada siapa saja dan kapan saja, persiapkan dana jaga-jaga yang ekstra besar supaya keluarga yang kita cintai bisa bertahan hidup.

 

Terima kasih teman-teman sudah setia membaca blog saya.

Apabila ada teman-teman yang berminat mengikuti acara semacam Talk Show atau Seminar Allianz, boleh menghubungi saya dan meminta tiket gratis dari saya.

Saya Petrus Jakub, bangga menjadi bagian dari kehidupan teman-teman.

Satu yang terpenting, menjadi selalu lebih baik.

Salam hangat,

Petrus Jakub 08567810321

Business Partner Allianz Life Indonesia

petrusjakub.asn@gmail.com

 

 

Jaminan Klaim 7 Hari Kerja, Cepat dan Mudah!

Screen Shot 2016-03-10 at 7.39.02 PMScreen Shot 2016-03-10 at 7.41.02 PMScreen Shot 2016-03-10 at 7.45.03 PMScreen Shot 2016-03-10 at 7.45.26 PMScreen Shot 2016-03-10 at 7.45.39 PMScreen Shot 2016-03-10 at 7.53.28 PM

 

Hanya Allianz yang berani memberikan garansi klaim kesehatan 7 hari kerja. Karena Allianz peduli dengan kesehatan dan Allianz menyatakan tanggung jawab penuhnya dengan memberikan garansi tersebut.

Penghargaan Allianz terus bertambah dan pelayanan yang diberikanpun terus ditingkatkan. Bahkan bukan cuma itu, Allianz juga mewujudkan kepedulian terhadap masyarakat dengan program dan kegiatan CSR Allianz, dalam hal Pendidikan, Kesehatan, Lingkungan, dan Bantuan Kebencanaan.

#AllianzIndonesia #BeraniMelangkah

 

Undangan BSP Allianz, GRATIS!

Undangan Gratis untuk para pebisnis dan siapapun yang pintar melihat peluang usaha.

Kami dari Allianz Life Indonesia secara resmi mengundang Sdr/i/Bpk/Ibu untuk menghadiri BSP Allianz (Business Success Presentation) :

Hari: Sabtu, 12 Mar 2016
Waktu: Pk. 09:30 WIB (Pagi)
Tempat: APL Tower, Lantai 11, Unit 01 (Jakarta)
Tema: How to protect your income and become wealthy
Pembicara: Pebisnis Asuransi dengan income ratusan juta rupiah per bulan
Dress code: Office/Business Look (No T-Shirt, No Shorts, No Sandal, No Kids)

Khusus Undangan dengan tiket saja yang dapat menghadiri.

*GRATIS MAKAN SIANG!*

Undangan dapat didapatkan melalui saya:
Petrus Jakub
08567810321 (Whatsapp)

NB: BSP diadakan setiap Hari Selasa (malam pk.19) dan setiap Hari Sabtu (pagi pk.09:30), jadi apabila Anda tidak bisa hadir Sabtu ini, masih ada kesempatan di hari lain.

IMG_20160309_092249

Laporan Perkembangan Unit Link 2015

[googleapps domain=”drive” dir=”file/d/0B8bQMimfSXBbNnlsZEtrUkEzem8/preview” query=”” width=”640″ height=”480″ /]
 

Laporan Perkembangan Unit Link 2015 dapat di download di : SINI

Pertanyaan dan sebagainya bisa hubungi saya:

Petrus Jakub 08567810321

Business Partner Allianz Life Indonesia

error: Content is protected !!