Jangan Berasuransi, Karena Asuransi Tidak Benar!

Kalau kamu baca pernyataan di judul tersebut, apa yang kamu pikirkan?
Setuju! Pasti bingung.
Apa maksud pernyataan tersebut?
Begini teman-teman, perhatikan gambar ini:
1492480901858
Gambar ini adalah gambar penyerahan pembayaran uang klaim pertanggungan asuransi Allianz.
Baca lebih detail tulisan di papan: Baru 1 kali bayar premi Rp 300.000,- per bulan, usia polis 11 hari, ahli waris menerima uang warisan Rp 200.361.149,-.
Tidak benar, sungguh tidak masuk diakal, baru bayar 300rb, tapi keluarga menerima warisan 200jt.
Jadi, saran saya, jangan berasuransi, karena uang 300rb bisa menjadi uang 200jt, sungguh tidak benar.
Demikian informasi dari saya.
Butuh penjelasan lebih lanjut? Tanya saja jangan ragu-ragu.
 
“Untuk masa depan keluarga Indonesia yang lebih baik”
Tertarik Memiliki Asuransi? Isi Form Proposal Asuransi di SINI
Tertarik Menjalankan Bisnis Asuransi? Isi Form Pendaftaran Agen di SINI
dan Pilih Hari/Tempat/Jam Untuk Janji Temu (Khusus Jabodetabek ), untuk Luar Jabodetabek kita bisa Komunikasi Secara Online kok. Jadi Tenang, Dunia sudah berubah dan makin berkembang, tidak ada lagi batasan bagi kita, semua bisa dilakukan melalui internet.
Satu yang terpenting, Asuransi Jiwa dan Kesehatan.
Salam hangat,
Petrus Jakub
Allianz Life Changer
SMS/WA: 08567810321
petrusjakub.asn@gmail.com
ASNOnePage Petrus Jakub Allianz

Agen Asuransi di Jakarta Barat

imageNama Susan
Tempat dan tahun lahir Pematang Siantar, 1983
Pendidikan terakhir S1
Pekerjaan Ibu Rumah Tangga
Status pernikahan Menikah
Alamat Jakarta Barat
Alasan menjadi ingin membantu lebih banyak orang lagi memiliki proteksi besar
Tanggal ujian lisensi AAJI Maret 2017
Masa berlaku lisensi AAJI Maret 2019
Nomor kode Agen 00933516
No HP 08569828885
Email Suzan.ncc@gmail.com
Blog – belum ada –
Bagi anda yang berlokasi di daerah Jakarta Barat dan sekitarnya, untuk keperluan asuransinya dapat menghubungi Ibu Susan melalui kontak di atas.

Agen Asuransi di Ancol, Jakarta Utara

image.jpg
Nama Rendy Kurniawan
Tempat dan tahun lahir Bogor, 1997
Pendidikan terakhir S1
Pekerjaan Mahasiswa
Status pernikahan Belum Menikah
Alamat Ancol, Jakarta Utara
Alasan menjadi agen karena masih banyak orang yang belum sadar akan pentingnya asuransi, jadi saya ikut membantu orang untuk berasuransi.
Tanggal ujian lisensi AAJI April 2017
Masa berlaku lisensi AAJI April 2019
Nomor kode Agen 00935908
No HP 085694009261
Email Rendi_bm@yahoo.co.id
Blog – belum ada –
Bagi anda yang berlokasi di daerah Ancol, Jakarta Utara dan sekitarnya, untuk keperluan asuransinya dapat menghubungi Rendy melalui kontak di atas.
 
 

Karena Hidup Begitu Berarti

Semangat pagi teman-teman!
Apa yang terlintas dipikiran Anda saat mendengar kata ‘asuransi’ ?
Apapun jawaban kalian, tidak ada yang salah. Namun, ijinkan saya berbagi cerita mengenai pengalaman hidup mereka yang sudah menjadi nasabah asuransi Allianz.
 
1492480901858
Perhatikan gambar penyerahan klaim diatas. Nasabah baru bergabung menjadi nasabah Allianz 11 hari, namun resiko SKCMT (Sakit, Kecelakaan, Cacat, Meninggal, Tua) tidak ada seorangpun yang dapat menghindari, nasabah mengalami resiko Meninggal Dunia.
Premi yang baru dibayarkan adalah Rp 300.000,- dan baru bayar satu kali. Usia nasabah baru 39 tahun, masih kategori usia produktif.
Tidak ada seorangpun yang menginginkan terjadinya musibah atau resiko dalam kehidupan. Namun, apabila ada pilihan, mana yang Anda pilih: mewariskan uang tunai yang besar atau mewariskan hutang?
Allianz memberikan uang tunai klaim pertanggungan meninggal dunia Rp 200 juta kepada keluarga nasabah yang ditinggalkan.
Apabila Anda seorang kepala keluarga, buktikan cinta kasih kepada keluarga dengan memiliki polis asuransi dengan uang pertanggungan jiwa yang luar biasa besarnya, sehingga apabila Anda dijemput kepastian, Anda menjamin kehidupan yang layak bagi orang tercinta yang Anda tinggalkan, anak anak Anda, dan istri Anda.
Tidak pernah ada yang tahu kapan ajal menjemput kita. Namun,  selama masih ada kesempatan, berikan yang terbaik untuk keluarga tercinta.
Hal apa yang dapat kita pelajari dari kisah hidup di atas?
Terkadang kita lebih memilih menyisihkan uang untuk sesuatu yang berhubungan dengan kepuasan pribadi (shopping, makam, nonton, dsb), tidak ada yang salah dengan semua itu, namun, ada baiknya kita juga menyisihkan sebagian dari penghasilan kita untuk masa depan keluarga yang lebih cerah, yaitu berasuransi.
Asuransi adalah keajaiban dunia ke-9, dimana uang kecil ditukar dengan uang besar.
Karena saking mengherankannya, maka banyak orang yang merasa takut apabila didekati oleh agen asuransi. Katanya asuransi penipu.
Pertanyaannya, kalau asuransi penipu, mengapa pemerintah mendukung gerakan mari berasuransi di negara Indonesia?
 
Mari kita lihat bukti klaim lainnya:
IMG_1675
Perhatikan gambar diatas. Ini adalah surat dari Allianz kepada Nasabah, yaitu surat persetujuan klaim pertanggungan tambahan critical illness.
Nasabah baru bergabung selama 4 bulan. Namun, sekali lagi, resiko SKCMT tidak ada seorangpun yang bisa menghindari.
Terhitung menjadi nasabah 4 bulan, ternyata dokter mendiagnosa kanker hati stadium 1.
Apabila nasabah menolak asuransi dan menabung di tempat lain selain asuransi, maka tidak akan pernah ada yang Rp 500 juta masuk di rekening nasabah.
Namun, karena nasabah menabung di asuransi Allianz, maka nasabah menerima Rp 500 juta di rekeningnya, yaitu sebagai uang pengganti penghasilan yang hilang akibat ketidakmampuannya bekerja selama proses pemulihan dari sakit kritis.
Yang hebatnya lagi, nasabah tidak perlu mengganti uang tersebut, karena uang 500 juta itu bukan dipinjamkan, melainkan diberikan.
Uang Pertanggungan Rp 500 juta tersebut dapat meringankan biaya kehidupan nasabah dan keluarganya, dan dapat memberikan ketenangan hati dan pikiran, inilah hal yang tidak ternilai, dan inilah hal yang dapat membantu mempercepat proses pemulihannya.
Masih ragu dengan asuransi?
Saya tambahkan satu lagi bukti klaim paling spektakuler:
IMG_1674
Bagi orang kaya, uang tidak jadi masalah. Saat sakit bisa membayar dengan uang pribadi.
Tetapi, mari kita belajar dari orang kaya yang smart. Orang kaya yang smart mengerti dengan benar konsep asuransi, yaitu uang kecil membeli uang besar.
Itulah sebabnya orang-orang di Singapura, Jepang, Amerika, dan negara maju lainnya mereka memiliki polis asuransi lebih dari satu, bahkan per individu memiliki 5-6 polis.
Begitu juga dengan gambar surat bukti klaim diatas ini.
Memiliki penghasilan besar dan memiliki aset besar juga harus diimbangi dengan memiliki proteksi besar, sehingga saat terjadi resiko SKCMT maka tidak akan berimbas langsung ke tabungan maupun aset.
Nasabah baru membayar premi sebanyak 13 kali, dan saat melakukan medical check up rutin di Singapura, dokter mendiagnosa nasabah terkena kanker lidah stadium 1.
Disaat seperti inilah asuransi penyakit kritis Allianz bekerja, asuransi penyakit kritis Allianz memberikan uang pertanggungan senilai kontrak polis, yaitu Rp 5 Milyar !
Banyak orang bertanya, klaim asuransi itu susah atau tidak? Bahkan ada yang memberikan pernyataan: ah asuransi… klaimnya pasti dipersulit, susah, repot!
Permasalahan sebenarnya bukanlah pada perusahaan asuransi, namun pada prosedurnya. Sudahkah nasabah mengikuti prosedur klaim dengan benar?
Persyaratan klaim yang diperlukan harap dilengkapi, karena apabila kurang satu dokumen saja, bisa jadi uang klaim tidak cair.
Apa saja persyaratan klaim itu?
Silakan baca Syarat-Syarat Pengajuan Klaim
Tonton juga Video Testimonial Klaim Nasabah Allianz
Demikian informasi yang dapat saya sampaikan.
Semoga kedepannya bangsa Indonesia menjadi semakin teredukasi khususnya dalam bidang asuransi, semakin banyak keluarga yang terproteksi, dan semakin banyak keluarga yang terhindar dari resiko bencana keuangan.
——-
“Untuk masa depan keluarga Indonesia yang lebih baik”
Tertarik Memiliki Asuransi? Isi Form Proposal Asuransi di SINI
Tertarik Menjalankan Bisnis Asuransi? Isi Form Pendaftaran Agen di SINI
dan Pilih Hari/Tempat/Jam Untuk Janji Temu (Khusus Jabodetabek ), untuk Luar Jabodetabek kita bisa Komunikasi Secara Online kok. Jadi Tenang, Dunia sudah berubah dan makin berkembang, tidak ada lagi batasan bagi kita, semua bisa dilakukan melalui internet.
Satu yang terpenting, Asuransi Jiwa dan Kesehatan.
Salam hangat,
Petrus Jakub
Allianz Life Changer
SMS/WA: 08567810321
petrusjakub.asn@gmail.com
ASNOnePage Petrus Jakub Allianz
 

Customer Testimony Campaign

Selalu berinovasi, itulah Allianz.
Kali ini Allianz mengadakan Customer Tesimonial Campaign, yaitu program yang memberikan apresiasi bagi nasabah Allianz yang memberikan testimonialnya.
IMG_0121
Share your magic moments with Allianz
Apresiasi yang diberikan adalah berupa 100 Poin Allianz Smart Point atau Voucher belanja senilai Rp 100.000,-.
Untuk mengetahui apa itu Allianz Smart Point, silakan klik tautan berikut INI.
Sekedar informasi, program ini hanya berlaku bagi nasabah existing Allianz, jadi bagi Anda yang masih belum menjadi nasabah Allianz, mohon maaf Anda belum dapat ikut serta.
Adapun hadiah yang disediakan adalah:

  • 100 Poin Allianz Smart Point bagi nasabah yang sudah mengaktifkan Allianz Smart Point.
  • E-Voucher Alfamart senilai Rp 100.000,- bagi nasabah yang belum memenuhi syarat untuk aktivasi atau belum mengaktifkan Allianz Smart Point.
  • Hadiah tambahan berupa voucher senilai Rp 500.000,- atau 500 poin Allianz Smart Point akan diberikan khusus untuk nasabah yang berdomisili di area Jakarta – Depok – Tangerang dan Bekasi yang setuju untuk mendokumentasikan ceritanya dalam bentuk video.

 
Berikut ini adalah syarat dan ketentuannya:
1. Polis harus aktif selama periode program
2. Berlaku untuk pemegang polis asuransi jiwa individu, asuransi kesehatan individu dan peserta asuransi kesehatan kumpulan.
3. Testimoni yang dikirimkan harus berisi detail informasi mengenai :
a. Situasi dan waktu kejadian
Kejadian apa yang dialami nasabah dan kapan nasabah mengalami kejadian
b. Interaksi Layanan yang dibutuhkan
Bantuan apa yang dibutuhkan nasabah dari Allianz, contohnya seperti klaim, penarikan dana, bantuan administrasi saat rawat inap, layanan agent, layanan contact center, customer event dan lain sebagainya.
c. Solusi yang diberikan Allianz
Hal apa saja yang dilakukan Allianz dalam rangka menyelesaikan kejadian yang dialami nasabah.
d. Hasil
Dampak dari solusi yang diberikan Allainz terhadap nasabah dan apa yang nasabah rasakan terhadap solusi tersebut
e. Nama Staff
Jika memungkinkan disertai juga dengan nama staff atau agent yang membantu nasabah pada saat itu
4. Testimoni dikirimkan ke email customer.voice@allianz.co.id dengan menginformasikan:
– Nama nasabah
– No.polis
– No.Hp
5. Nasabah dapat mengirimkan lebih dari 1 testimoni, namun hadiah hanya akan diberikan 1x (satu kali) per nasabah.
6. E-voucher Alfamart akan dikirimkan ke nasabah yang berhak mendapatkan hadiah melalui sms ke no telfon yang terdaftar di sistem Allianz dalam 14 hari kalender setelah email diterima dan sesuai dengan kriteria yang diminta.
Pastikan nomer telfon anda yang terdaftar di Allianz adalah nomer yang aktif saat ini
7. Poin akan dikreditkan ke aplikasi ASP nasabah dalam 14 hari kalender setelah email diterima dan sesuai dengan kriteria yang disyaratkan
8. Hadiah tidak dapat diuangkan, ditukar atau dialihkan ke nasabah lain
9. Promo ini tidak berlaku bagi karyawan Allianz
10. Allianz berhak mengubah, menambahkan atau mengurangi syarat dan ketentuan dalam promo ini tanpa pemberitahuan terlebih dahulu kepada pemegang polis
 
IMG_0122
 
Contoh Testimoni Customer:
contoh-testimony-customer
 
Demikian informasi yang dapat saya sampaikan.
Ayo, mari ikut berpartisipasi!
Terima kasih.
“Untuk masa depan keluarga Indonesia yang lebih baik”
Tertarik Memiliki Asuransi? Isi Form Proposal Asuransi di SINI
Tertarik Menjalankan Bisnis Asuransi? Isi Form Pendaftaran Agen di SINI
dan Pilih Hari/Tempat/Jam Untuk Janji Temu (Khusus Jabodetabek ), untuk Luar Jabodetabek kita bisa Komunikasi Secara Online kok. Jadi Tenang, Dunia sudah berubah dan makin berkembang, tidak ada lagi batasan bagi kita, semua bisa dilakukan melalui internet.
Satu yang terpenting, Asuransi Jiwa dan Kesehatan.
Salam hangat,
Petrus Jakub
Allianz Life Changer
SMS/WA: 08567810321
petrusjakub.asn@gmail.com
ASNOnePage Petrus Jakub Allianz

Membelikan Asuransi untuk Orang tua, Salahkah?

Minggu kemarin ada seseorang menghubungi saya dan mau buka polis asuransi untuk orangtuanya. Namun karena beliau sibuk, maka beliau mengatur jadwal bertemu di minggu berikutnya.
Sebelum hari pertemuan, saya mencoba konfirmasi pertemuan kami, namun beliau meminta maaf karena satu dan lain hal ada kesalahpahaman dari pihak keluarga sehingga minta dipending terlebih dahulu.
Nah, pertanyaan saya untuk teman-teman: Salahkah apabila seorang anak membelikan polis asuransi untuk orangtuanya?
Saya yakin tidak ada seorangpun yang suka apabila ditinggalkan oleh orang yang dicintainya.
Namun, kembali kepada esensi dari polis asuransi itu sendiri. Polis asuransi adalah tanda bukti cinta. Anak pada orangtua, orangtua pada anak, pasangan pada pasangan, dsb.
Tidak ada yang salah dari polis asuransi.
Tanyakan pertanyaan ini pada diri anda. Kalau ada pilihan, pilih mana:
1. Mewariskan hutang yang banyak, atau
2. Mewariskan uang yang banyak?
Membelikan polis asuransi untuk orangtua bukan berarti kita berharap uang warisan yang besar dari orang yang kita cintai tersebut.
Salah satu tujuan membelikan polis asuransi bagi orangtua adalah bisa untuk meringankan biaya upacara pemakaman. Karena bagi kelompok masyarakat tertentu, biaya pemakaman bisa jadi semahal biaya pernikahan. Misalnya kelompok masyarakat Batak, Bali, Jawa, Tionghoa, dan Toraja.
Sekali memakamkan, budget yang harus disediakan biasanya tidak sedikit, rangkaian acara yang besar yang kadang memakan waktu berhari-hari biasanya harus membayar yayasan atau rumah duka, membeli bunga, lilin, dan bahkan doa saja tidak gratis, pemuka agama yang diundang tidak mungkin dibayar hanya dengan ucapan terima kasih bukan?
Tidak ada satu orangpun yang kebal dari resiko meninggal dunia.
Jadi, salahkah bila seorang anak membelikan polis asuransi untuk orangtuanya?
Ada baiknya diskusikan dengan saudara kandung dan dikomunikasikan dengan baik, agar kedepannya tidak terjadi masalah.
Terima kasih.
“Untuk masa depan keluarga Indonesia yang lebih baik”
Tertarik Memiliki Asuransi? Isi Form Proposal Asuransi di SINI
Tertarik Menjalankan Bisnis Asuransi? Isi Form Pendaftaran Agen di SINI
dan Pilih Hari/Tempat/Jam Untuk Janji Temu (Khusus Jabodetabek ), untuk Luar Jabodetabek kita bisa Komunikasi Secara Online kok. Jadi Tenang, Dunia sudah berubah dan makin berkembang, tidak ada lagi batasan bagi kita, semua bisa dilakukan melalui internet.
Satu yang terpenting, Asuransi Jiwa dan Kesehatan.
Salam hangat,
Petrus Jakub
Allianz Life Changer
SMS/WA: 08567810321
petrusjakub.asn@gmail.com
ASNOnePage Petrus Jakub Allianz

Survey Singkat di RS Dharmais

IMG_0061.JPG
 
Manusia sejak lahir memiliki rasa ingin tahu yang besar. Demikian juga saya, saya penasaran dengan biaya sakit kritis dan hal-hal lain yang berhubungan dengan penyakit tersebut.
Oleh karena itu, saya melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Kanker Dharmais, Jakarta Barat.
Saya mencoba berkenalan dengan beberapa orang disana.
Cerita pertama
Saya bertemu seorang ibu, dia bercerita anak gadisnya yg berusia 16 tahun terkena penyakit kanker di lehernya.
Ibu ini memiliki 3 anak. Beruntungnya, dua anak lainnya lebih besar dan sudah bekerja.
Saya sempat diperlihatkan foto-foto anaknya yang sakit. Sejak masih benjolan kecil, hingga besar sekali dan bekas operasi.
Saya, Petrus Allianz, mau menangis melihat foto tsb. Tidak tega rasa melihat itu.
Ibu itu bersyukur ada BPJS, sehingga biaya kemoterapi ditanggung BPJS.
Hanya saja setiap kali kemo harus merogoh kocek pribadi 6,4jt rupiah untuk obat yang diluar tanggungan BPJS.
Kini sudah habis 18jt. Belum tahu sampai kapan harus berakhir.
Saya diajak naik ke lantai 4, bertemu dengan pasien.
Kakak perempuannya yang paling besar sedang menemani adiknya, membersihkan tubuh adiknya dengan kain lap basah.
Tubuh adiknya terlihat sangat kurus, rambut dikepalanya sudah tidak ada, benjolan di lehernya sangat besar sekali, lebih besar dari kepalan tangan pria dewasa.
Pasien terlihat sangat lesu, tidak bisa tersenyum sama sekali, bahkan saat makanan datang merasa tidak berselera sama sekali.
Saya bantu beri support moral, saya berikan semangat untuk melawan penyakitnya.
Saya berdoa untuk kesembuhan pasien, dalam segala tantangan hidupnya, saya berharap pasien dapat melakukan yang terbaik dan survive dan menceritakan kepada orang lain pentingnya memiliki proteksi.
Maaf saya tidak berfoto dengan pasien maupun keluarga.
Ibu itu juga bercerita bahwa ibu itu bertemu dengan pasien kanker berusia 3 tahun, perempuan, kanker pada bagian sekitar (maaf) kemaluannya.
Saya mendengarnya tidak tega. Ternyata memang benar penyakit tidak mengenal usia. Apa yang saya presentasikan selama ini sangat benar. Tidak merokok, rajin olahraga, jaga makan, pola hidup sehat, tidak menjamin tidak terkena penyakit kanker.
Cerita kedua
Saya bertemu dengan Seorang ibu, ia bercerita suaminya terkena penyakit kanker getah bening, jauh-jauh terbang dari Belitung untuk berobat.
Tidak menggunakan BPJS, katanya antrinya tidak tahan.
Saya tanya, pakai asuransi Bu?
Saya dan suami pakai Allianz. Sebelumnya 7 tahun lalu pakai Asuransi lain (Asuransi P), lalu kemudian didatangi tetangga kami dan dia jelaskan mengenai Allianz, sehingga tahun lalu kami putuskan untuk ambil polis di Allianz premi 1jt. Karena dengan premi yang sama, proteksinya beda, jauh lebih besar di Allianz.
Setelah suami kena dan klaim cair 350jt, saya langsung upgrade polis saya jadi premi 2,5jt dengan manfaat yang lebih besar. Lanjut si ibu.
Sekarang uang asuransi sudah terpakai habis, yaitu karena sempat rawat inap selama sebulanan, tarif per malam 7 juta rupiah. Sekarang pakai dana pribadi.
Tahu gitu sekalian ambil proteksi yang 1 Milyar atau kalau perlu 2 Milyar. Demikian kata ibu itu.
Saya, Petrus Allianz, merasa bersyukur karena ibu dan suaminya sudah punya proteksi dari Allianz.
Terkadang pelajaran itu mahal harganya.
Terkadang kita merasa berat mengeluarkan 1jt rupiah untuk premi asuransi.
Padahal lebih berat lagi mengeluarkan ratusan juta untuk penyembuhan sakit kritis.
Satu hal lagi yang diceritakan si ibu, bahwa polis suaminya dan polis keluarga tidak ambil payor benefit, sehingga polis istri dan anak-anaknya masih tetap harus bayar.
Disana dia merasa sedikit kecewa, karena agennya tidak menjelaskan secara detail.
Saran saya, cari agen yang mau menjelaskan secara detail dan transparan.
Jangan ambil asuransi kalau tidak mengerti manfaatnya.
Dari sini moral cerita yang ingin saya sampaikan adalah:
Asuransi itu tidak terlalu penting judulnya, tetapi yang lebih penting adalah isinya. Tidak jadi masalah mau punya asuransi P atau A atau Z, tetapi yang terpenting adalah Uang Pertanggungan yang ada di isi polis tersebut, mencukupi atau tidak bila saat dibutuhkan.
Terkadang orang berkata saya sudah punya ban serep, padahal belum cek apakah ban serepnya ada anginnya atau tidak. Saat perjalanan jauh, ditengah jalan terjadi kebocoran ban dan terpaksa mengganti ban, ternyata ban serepnya tidak dapat dipakai karena tidak ada angin. Konyol. Tapi itulah kenyataannya.
Banyak orang merasa sudah memiliki asuransi, sehingga saat ada agen asuransi menghubungi langsung mencari 1001 alasan agar tidak diprospek. Padahal saat terjadi resiko, bisa jadi masa depan keluarga bergantung pada isi polis tersebut.
Saya juga sempat menghubungi seorang ibu yang pernah saya prospek, lalu dia menjawab WA saya, dia berkata, maaf Pak Petrus, saya sudah konsultasi dengan suami, suami saya tidak setuju saya ambil asuransi, sekali lagi maaf ya Pak Petrus.
Saya jawab, jangan meminta maaf ke saya Bu, ibu tidak ada salah apa-apa. Tetapi yang kehilangan proteksi Ratusan Juta rupiah kan ibu dan keluarga, jadi seharusnya saya yang minta maaf belum berhasil memproteksi ibu dan keluarga. Tugas saya hanyalah membantu ibu dan keluarga untuk mengerti asuransi, membantu mengajukan, dan membantu saat diperlukan.
Cerita ketiga
Saya bertemu dengan seorang muda, baru berusia 40 tahun, terkena penyakit tumor di leher, dia bilang beruntung tumor jinak. Hanya saja dia merasa shock, karena tidak pernah menyangka dirinya dapat terkena penyakit seperti ini.
Berat badannya turun 8 kg sejak menderita sakit, hanya dalam waktu beberapa bulan.
Pekerjaannya menjadi terganggu, karena harus berobat secara rutin.
Sedangkan istri tidak bekerja karena harus menjaga anaknya yang baru berusia 1 tahun.
Dia memiliki asuransi kesehatan dari perusahaan asuransi P, diakuinya sangat bermanfaat karena agennya sangat membantu.
Saya tanya soal biaya, dia berkata sudah dicover oleh kantor tempatnya bekerja.
Lalu saya tanya tentang proteksi sakit kritis yang dimiliki. Dia bilang dia tidak mengerti isi polisnya. Yang dia tahu kalau sakit maka asuransi akan ganti biaya rawat inap, that’s it.
Saya coba jelaskan perbedaan asuransi sakit kritis dengan asuransi kesehatan, dan saya jelaskan tentang proteksi penghasilan.


Dia berkata, nanti akan coba cek polis yang dimilikinya. Memang saat sehat, tidak pernah akan memikirkan sampai sejauh ini. Tapi saat sakit, barulah merasa ini semua sangat penting.
 
Masih ada banyak cerita lainnya.
Akan saya ceritakan dilain kesempatan.
Namun, pertanyaan saya untuk pembaca sekalian:
Ada yang berani mencoba membayangkan kalau hal itu terjadi pada orang yang anda sayangi ?
Renungan untuk kita semua: Sudah cukupkah perlindungan kita ?
Lebih mudah mana: saat sehat mencicil uang kecil (ratusan ribu/jutaan rupiah) atau saat sakit sibuk mencari uang besar (ratusan juta/milyaran rupiah) ?
Mungkin ada sebagian dari anda berpikir, ah kalau sudah sakit untuk apa bertahan hidup, lebih baik langsung disudahi sekalian.
Kita bisa saja berkata seperti itu, tetapi tidak dengan orang yang kita sayangi. Bayangkan bia resiko sakit kritis terjadi pada orang yang kita sayang, maka dengan segala upaya akan mengusahakan yang terbaik untuk kesembuhannya. Betul?
Masih adakah hati untuk membantu mereka yang belum mengerti proteksi?
IMG_0060
Mengapa orang miskin semakin miskin dan orang kaya semakin kaya ?
MINDSET
Banyak orang takut berasuransi, takut kehilangan uang kecil.
Padahal bila terjadi resiko hidup, maka suka tidak suka mereka harus rela kehilangan uang besar.
Bagi mereka yang mengerti asuransi itu proteksi, mereka akan ambil asuransi.
Bapak tukang bakso sudah mengerti proteksi. Kini giliran Anda.
Konsultasikan dengan agen yang anda kenal dan percaya.
Agen asuransi hadir untuk membantu anda dan keluarga.
We are here to help your family.
Don’t be stubborn. Be wise.
Protect yourself and protect your family with Allianz Tapro family.
Allianz, serve the world for 126 years and still counting.
IMG_1435
Saat terjadi resiko sakit kritis, yang paling dibutuhkan orang adalah rasa tenang, rasa aman, dan ini PRICELESS.
Uang besar yang diterima sebagai pengganti penghasilan ini menutupi segala beban biaya hidup, kebutuhan anak, keluarga, sehingga ada jaminan kepastian masa depan yang cerah.
Sudah cukupkah proteksi Anda ?


“Untuk masa depan keluarga Indonesia yang lebih baik”
Tertarik Memiliki Asuransi? Isi Form Proposal Asuransi di SINI
Tertarik Menjalankan Bisnis Asuransi? Isi Form Pendaftaran Agen di SINI
dan Pilih Hari/Tempat/Jam Untuk Janji Temu (Khusus Jabodetabek ), untuk Luar Jabodetabek kita bisa Komunikasi Secara Online kok. Jadi Tenang, Dunia sudah berubah dan makin berkembang, tidak ada lagi batasan bagi kita, semua bisa dilakukan melalui internet.
Satu yang terpenting, Asuransi Jiwa dan Kesehatan.
Salam hangat,
Petrus Jakub
Allianz Life Changer
SMS/WA: 08567810321
petrusjakub.asn@gmail.com
ASNOnePage Petrus Jakub Allianz
 

Jangan Menunda, Bisa Jadi Asuransi Menolak Anda

Image agen asuransi dimata orang-orang itu mengejar-ngejar calon nasabah. Namun, jika Anda berpikiran positif, Anda seharusnya bersyukur apabila ada agen asuransi yang menghubungi Anda, karena tidak semua orang berkesempatan menerima informasi yang benar mengenai asuransi.
Sekedar informasi, bagi Anda yang menolak menjadi Nasabah Asuransi, kerugian terbesar bukanlah pada agen asuransi ataupun Perusahaan Asuransi, namun kerugian terbesar sebenarnya ada pada sisi Nasabah.
Karena pada saat Nasabah menolak asuransi, mereka sudah kehilangan uang Ratusan Juta hingga Milyaran, yaitu Uang Pertanggungan proteksi atas resiko hidup yang tidak pernah diduga dan tidak pernah diinginkan.
Kesempatan itu bisa jadi sirna. Maksudnya bagaimana?
Saat Anda merasa sehat, Anda berkesempatan menjadi Nasabah Asuransi. Namun, saat Anda tidak sehat, bisa jadi Perusahaan Asuransi yang menolak Anda.
Sekedar berbagi cerita, saya sempat menemui kasus dimana Asuransilah yang menolak Nasabah, yaitu dua orang teman lama saya.
Teman saya yang pertama ditolak oleh Asuransi karena diabetes hipertensi:
IMG_0049
Walaupun berani membayar premi per bulan Rp 3.000.000 per bulan, namun bukan nominal premi yang menentukan, tetap yang menentukan adalah kesehatan Anda.
Mungkin dalam hati, Anda akan berkata, kalau begitu curang donk, Perusahaan Asuransi mau menang sendiri donk?
Tapi kalau menurut saya, sangat adil, karena Perusahaan Asuransi berani menanggung dengan Uang Pertanggungan yang sangat besar, jadi wajar saja kalau persyaratan untuk menjadi Nasabah adalah saat masuk masih dalam kondisi sehat.
Teman saya yang kedua adalah teman masa kecil saya, setelah tidak bertemu dalam jangka waktu lama, ternyata hidupnya begitu makmur sejahtera, sehingga tubuhnya semakin subur.
Setelah saya sharing informasi secara detail, lengkap, dan transparan mengenai pentingnya asuransi untuk masa depan diri sendiri dan keluarga, akhirnya teman saya memutuskan untuk menjadi Nasabah Allianz.
Namun, sangat disayangkan, kali ini bukan Nasabah yang menolak, namun Asuransi yang menolak.
Berikut ini adalah surat penolakan dari Allianz:
IMG_0049
Agak berbeda dengan kasus yang diatas, kasus yang ini tidak sepenuhnya ditolak, namun ada sedikit kelonggaran, yaitu diberi waktu 6 bulan untuk kesempatan kedua pembenahan diri, yaitu dengan melakukan konsultasi dan terapi untuk dapat menjadi lebih sehat, sehingga bisa menjadi Nasabah Allianz.
Alasan penolakan Allianz untuk kasus ini adalah Overweight dan Peningkatan tekanan darah pada usia muda.
Premi kedua teman saya dikembalikan utuh oleh Allianz.
Apa nilai moral yang kita dapatkan dari kedua kasus diatas?
Saya coba rangkum:

  • Berpikirlah positif, saat ada agen asuransi mendekati Anda, terbukalah.
  • Saat Anda menolak Asuransi, kerugian terbesar yang sebenarnya ada pada sisi Nasabah, bukan agen atau perusahaan asuransi.
  • Saat Anda berkesempatan menjadi Nasabah Asuransi, ambil kesempatan itu.
  • Saat kondisi Anda tidak sehat, bisa jadi Asuransi yang menolak Anda.
  • Sakit itu tidak mengenal usia, teman saya yang berusia muda sudah ditolak Asuransi karena tekanan darah tinggi.

Jangan menolak Asuransi, sebelum Asuransi menolak Anda.

Demikian informasi yang bisa saya sampaikan, semoga memberikan pencerahan.
Apabila ada yang ingin ditanyakan, silakan dapat menghubungi saya, Petrus Jakub di 08567810321.
Terima kasih.


“Untuk masa depan keluarga Indonesia yang lebih baik”
Tertarik Memiliki Asuransi? Isi Form Proposal Asuransi di SINI
Tertarik Menjalankan Bisnis Asuransi? Isi Form Pendaftaran Agen di SINI
dan Pilih Hari/Tempat/Jam Untuk Janji Temu (Khusus Jabodetabek ), untuk Luar Jabodetabek kita bisa Komunikasi Secara Online kok. Jadi Tenang, Dunia sudah berubah dan makin berkembang, tidak ada lagi batasan bagi kita, semua bisa dilakukan melalui internet.
Satu yang terpenting, jangan menolak asuransi sebelum asuransi menolak anda.
Salam hangat,
Petrus Jakub
Allianz Life Changer
SMS/WA: 08567810321
petrusjakub.asn@gmail.com
ASNOnePage Petrus Jakub Allianz

error: Content is protected !!